TRAINING SOP & MAINTENANCE CRUSHER

TRAINING SOP & MAINTENANCE CRUSHER

TRAINING SOP & MAINTENANCE CRUSHER

TRAINING SOP & MAINTENANCE CRUSHER

 

LATAR BELAKANG

Pertambangan Merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan penggalian kedalaman tanah ( bumi ) untuk mendapatkan sesuatu yang berupa hasil tambang. Dalam kegiatan pertambangan tentu saja ada sebuah tuntutan terhadap alat – alat yang digunakan, salah satunya yaitu bekerja dengan baik tanpa adanya gangguan kerusakan.

Pemeliharaan meruapakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga fasilitas atau peralatan agar kegiatan operasional berjalan sesuai dengan apa yang direncakan. Untuk menunjang hal tersebut, mesin harus memiliki perencanaan aktivitas pemeliharaan preventif yang baik, dengan tujuan untuk mengurangi kemungkinan kegagalan. Selain prevententif, tentu salah penggunaan alat tersebut pun harus mengikuti SOP yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Dengan adanya SOP dan juga pemeliharaan preventif yang secara berkala di lakukan, tentu saja bisa mengantisipasi kerusakan yang lebih besar. Walaupun mengeluarkan biaya tambahan untuk aktivitas pemeliharaan, kegiatan ini akan dapat menghemat lebih banyak biaya kedepannya.

Salah satu alat yang penting dalam proses pertambangan khususnya batubara ini yaitu Stone Crusher. Stone Crusher berfungsi untuk memecah batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai dengan spesifikasi atau persyaran gradasi yang dibutuhkan. Adapun tahapan crushing atau pemecahan batu ini yaitu :

  1. Pemecahan tahap pertama oleh jenis primary crusher
  2. Pemecahan tahap kedua oleh secondary crusher
  3. Pemecahan – pemecahan selanjutnya jika ternyata diperlukan, oleh tertiary crusher.

Bahan mentah yang berasal dari tambang, biasanya masih berukuran besar. Bahan mentah tersebut dipecah untuk memperkecil ukurannya dengan menggunakan alat yang dikenal dengan nama crusher tersebut.

 

PEMBAHASAN

Melihat latar belakang seperti yang disampaikan di atas dapat disimpukan bahwa betapa pentingnya alat atau mesin tersebut untuk proses pertambangan. Adanya SOP serta penanganan preventif ini juga yang melatar belakangi PT. Alfa Granitama yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan khususnya batubara bekerjasama dengan Jogja Media Training mengadakan pelatihan Inhouse Training di Serang, Banten yang merupakan lokasi operasional PT. Alfa Granitama dengan pembahasan SOP & Maintenance Crusher.

Dalam pelatihan kali ini yang diikuti oleh 10 orang peserta yang sebagian besar adalah merupakan petugas yang ada di lapangan dengan menekankan kepada bagaimana tindakan – tindakan preventif yang harus di lakukan untuk mencegah terjadi kerusakan alat crusher serta pedoman apa yang sebaiknya dilakukan sebelum, saat menggunakan maupun setelah penggunaan crusher tersebut. Selain tindakan preventif terhadap alat, Pak Muhazir juga memeberikan penjelasan kepada pentingnya K3 yant terkait dengan keamanan dan keselamatan kerja seperti penggunanaan APD kepada pekerja, mengidentifikasi resiko saat pengoperasian serta prosedur – prosedur apa saja jika terjadi hal – hal terkait dengan keselamatan secara tanggap darurat.

Selain itu ada KPI yang disampaikan juga oleh beliau kepada para peserta seperti penyampaian OEE atau Overall Equipment Effectiveness yang merupakan metode yang dapat mengukur efektivitas mesin yang didasarkan pada pengukuran tiga rasio utama yaitu : availabilty, performace, efficiency dan rate of quality.

Di sesi yang lain juga di adakan sharing  dan melihat langsung ke lapangan untuk melihat kendala – kendala apa saja yang terjadi dilapangan yang melibatkan operator serta antisipasi nya. Selain proses diskusi di ruangan dimana ada saat salah satu peserta bertanya bagaimana sebaiknya mesin tersebut layak dan seperti apa tindakan preventif yang dilakukan. Dalam pembahasan nya, Pak Muhazir menyampaikan bahwa jika OEE dibawah 85% maka menjadi warning atau berbahaya terhadap crusher tersebut dan perlu adanya yang memanage atau yang perlu adanya supervisor untuk memastikan target atau angka OEE itu tercapai dengan batas aman.

Ada beberapa hal lain yang menjadi perhatian khusus saat di lapangan yaitu sangat diperlukan nya beberapa staff yang memiliki tugas dan fungsi khusus selain operator yang bertugas, seperti jam kerja yang efektif dan memberikan kenyamanan terhadap operator, selain itu ada yang bertugas melalukan re-check terhadap alat, preventif seperti apa dan siapa yang bertugas melakukannya yang direkap kedalam checklist, kemudian bagaimana seharusnya melakukan perbaikan apabila ada kerusakan dan bagaimana teknisnya karena sangat diperlukan kolaborasi dan kerjasama dari semua pihak baik itu dilapangan maupun di site office dan menyampaian secara jelas serta real apabila ada kendala serta kebutuhan seperti apa yang diperlukan dengan tujuan bahwa setidaknya mengurangi biaya – biaya yang lebih besar yang dikhawatirkan terjadi ke depannya.

Apabila perusahaan Anda membutuhkan pelatihan terkait SOP serta bagaimana maintenance terhadap alat atau mesin crusher ini, Anda bisa menghubungi tim kami terkait pelatihan ini melalui website https://jogja-training.com/