TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3
TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3
TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3
(PP No. 85/1999. PP No. 18/1999)
TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3
PENGANTAR
Permasalahan limbah industri kini menjadi salah satu isu utama yang menjadi concern bagi perusahaan yang peduli pada lingkungan sekitar. Untuk mengelola bahan buangan industri (limbah), yang dikenal dengan bahan buangan berbahaya, setiap individu yang terlibat di dalam penanganannya memerlukan wawasan dan identifikasi yang benar terhadap bahan berbahaya tersebut. Identifikasi bahan mencakup why, when, who, what, where dari bahan buangan industri yang dikategorikan hazardouz waste.
Definisi limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa (limbah) suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) karena sifat (toxicity, flammability, reactivity, dan corrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak, mencemarkan lingkungan, atau membahayakan kesehatan manusia.
Namun, pada limbah B3, selain hasil akhir, cara pengelolaan juga harus memenuhi peraturan yang berlaku. Jadi, untuk berhasil mengelola limbah B3, tidak cukup hanya memenuhi baku mutu limbah B3 saja, cara mengelola seperti pencatatan, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan harus juga memenuhi peraturan yang berlaku. Limbah B3 harus ditangani dengan perlakuan khusus mengingat bahaya dan resiko yang mungkin ditimbulkan apabila limbah ini menyebar ke lingkungan. Hal tersebut termasuk proses pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutannya. Pengemasan limbah B3 dilakukan sesuai dengan karakteristik limbah yang bersangkutan. Namun secara umum dapat dikatakan bahwa kemasan limbah B3 harus memiliki kondisi yang baik, bebas dari karat dan kebocoran, serta harus dibuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan limbah yang disimpan di dalamnya.
Mengingat adanya sejumlah bahaya yang dapat ditimbulkan dari limbah industri, maka sebagai upaya untuk meminimalkan sekaligus menghindari efek yang ditimbulkan dari sifat–sifat bahan kimia berbahaya, setiap Informasi tentang dampak yang ditimbulkan sangat perlu untuk diketahui oleh setiap tingkatan operator yang menangani. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan dengan melibatkan para operator pada kegiatan-kegiatan pelatihan yang memberikan pemahaman sekaligus pengakuan dengan program sertifikasi dari lembaga yang telah mendapat pengakuan dari kalangan industri.
NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini merupakan kegiatan Inhouse Training dengan tema “Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)”.
TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta memiliki kemampuan dalam hal:
- Mengetahui dan memahami berbagai peraturan pengelolaan Limbah B3
- Mengidentifikasi karakteristik dan jenis limbah B3 yang diatur peraturan perundangan limbah B3
- Mampu mengelola limbah B3 secara tepat guna, efektif dan efisien
- Memahami pengelolaan limbah B3 dan teknologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan limbah B3
MATERI PELATIHAN
Hari I
- Pretest
- Pengelolaan Limbah B3 berdasarkan PP No. 85/1999. PP No. 18/1999
- Identifikasi Limbah B3 berbahaya
- Sistem dokumentasi Limbah B3
- Sistem Pengemasan dan penyimpanan limbah B3
Hari II
- Simbol dan label Limbah B3
- Proses pengangkutan limbah B3
- Proses pengolahan limbah B3
- Proses penimbunan dan pembuangan akhir limbah B3
- Sistem tanggap darurat pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun
Hari III
Latihan, Praktek dan Kunjungan
METODE KEGIATAN
Agar maksud dan tujuan kegiatan dapat tercapai, maka digunakan metode pembelajaran sebagai berikut:
- Pre dan Post Test
- Diskusi
- Studi Kasus
- Latihan
- Workshop dan kunjungan lapangan
INSTRUKTUR
Dr. Prabang Setyono, M.Si
Riwayat Singkat:
- Pendidikan
S1, UGM , 1996 – Bidang Ilmu: Biologi, – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta – Bidang Ilmu: Teknik Kimia
S2 UGM, 1999 – Bidang Ilmu: Ekologi
S3 UGM , 2006 Coop Research JICA-Univ. Kagoshima Jepang – Bidang Ilmu: Ilmu Lingkungan (Ekologi) Judul Disertasi: Bioindikator Komunitas Mangrove dan Makrozoobenthos untuk Monitoring Degradasi Ekosistem di Sungai Mentaya Kalimantan Tengah akibat Dampak Limbah CPO
- Organisasi
Merupakan tim Ahli bidang lingkungan hidup dari Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (IALHI), menjabat sebagai Sekretaris Jenderal. Jabatan lain yang pernah dijabatnya adalah Kepala Sub Laboratorium Biologi UPT Laboratorium Pusat UNS
Jadwal Pelatihan Jogja Media Training 2025
- Batch 1 : 03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
- Batch 2 : 06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
- Batch 3 : 05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
- Batch 4 : 03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
- Batch 5 : 07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
- Batch 6 : 05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
- Batch 7 : 09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
- Batch 8 : 06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
- Batch 9 : 04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
- Batch 10 : 08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
- Batch 11 : 06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
- Batch 12 : 04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Harga setiap kota akan berbeda serta semakin banyak peserta dalam 1 instransi yang sama, pun akan lebih murah. Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami segera.
Lokasi Pelatihan
- Yogyakarta
- Jakarta
- Bandung
- Bali
- Online
Investasi Pelatihan
· Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
· Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Training
1. Module / Handout
2. FREE Flashdisk
3. Sertifikat
4. FREE Bag or backpack (Tas Training)
5. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
6. 2xCoffee Break & 1 Lunch, Dinner
7. FREE Souvenir Exclusive
8. Training room full AC and Multimedia
Segera daftar pelatihan sekarang dan tingkatkan keahlian Anda bersama para ahli di bidangnya!
