Training Pengendalian Pencemaran Udara

Pelatihan Pengendalian Pencemaran Udara

Deskripsi Training Pengendalian Pencemaran Udara

Setiap hari kita menghirup udara bebas di sekitar kita secara gratis alias cuma-cuma. Tetapi beberapa wilayah di Indonesia khususnya, udaranya sangat tercemar. Sumber pencemaran dapat merupakan kegiatan yang bersifat alami dan kegiatan antropogenik. Contoh sumber alami adalah akibat letusan gunung berapi, kebakaran hutan, dekomposisi biotik, debu, spora tumbuhan dan lain sebagainya. Pencemaran akibat kegiatan manusia secara kuantitatif sering lebih besar, misalnya sumber pencemar akibat aktivitas transportasi, industri, persampahan baik akibat proses dekomposisi ataupun pembakaran dan rumah tangga. Pencemaran udara akibat kegiatan transportasi yang sangat penting adalah akibat kendaraan bermotor di darat yang menghasilkan gas CO, Nox, hidrokarbon, SO2 dan Tetraethyl lead, yang merupakan bahan logam timah yang ditambahkan kedalam bensin berkualitas rendah untuk meningkatkan nilai oktan guna mencegah terjadinya letupan pada mesin. Parameter penting akibat aktivitas ini adalah CO, Partikulat, NOx, HC, Pb , dan SOx.  Emisi pencemaran udara oleh industri sangat tergantung dari jenis industri dan prosesnya, peralatan industri dan utilitasnya. Berbagai industri dan pusat pembangkit tenaga listrik menggunakan tenaga dan panas yang berasal dari pembakaran arang dan bensin. Hasil sampingan dari pembakaran adalah SOx, asap dan bahan pencemar lain. Proses pembakaran sampah walaupun skalanya kecil sangat berperan dalam menambah jumlah zat pencemar di udara terutama debu dan hidrokarbon. Hal penting yang perlu diperhitungkan dalam emisi pencemaran udara oleh sampah adalah emisi partikulat akibat pembakaran, sedangkan emisi dari proses dekomposisi yang perlu diperhatikan adalah emisi HC dalam bentuk gas metana. Maka dari itu, kami akan selenggarakan pelatihan mengenai pengendalian pencemaran udara yang akan dikupas tuntas dengan instruktur ahli di bidangnya.

Pengendalian Pencemaran Udara a

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :

Memahami konsep pengendalian pencemaran udara;
Memahami pentingnya pengendalian pencemaran udara bagi kehidupan masa depan;
Mampu menganalisa masalah terkait pengendalian pencemaran udara;
Mampu membantu pemerintan untuk menjaga lingkungan khususnya dalam pengendalian pencemaran udara

Materi Training Pengendalian Pencemaran Udara

Konsep pengendalian pencemaran udara
Jenis-jenis pencemaran udara
Peraturan dan Undang Undang tentang Pengendalian Pencemaran Udara
Dampak pencemaran udara
Pengendalian pencemaran udara
Studi Kasus dan Diskusi
Peserta

Peserta dapat diikuti oleh semua yang tertarik pada bidang ini. Selain itu juga dapat diikuti oleh semua yang ingin mengatahui dan mendalami tentang bidang ini.

Instruktur

Instruktur dalam Pelatihan dan Training ini akan dibawakan oleh seorang yang ahli dalam bidang ini.

Metode

1. Presentasi

2. Diskusi antar peserta

3. Studi kasus

4. Simulasi

5. Evaluasi

6. Konsultasi dengan instruktur

Jadwal Training Tahun 2017

 

09 – 11 Januari 2017

21 – 23 Februari 2017

29 – 31 Maret 2017

11 – 13 April 2017

08 – 10 Mei 2017

21 – 23 Mei 2017

19 – 21 Juni 2017

18 – 20 Juli 2017

08 – 10 Agustus 2017

24 – 26 September 2017

16 – 18 Oktober 2017

19 – 21 November 2017

10 – 12 Desember 2017

*Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Lokasi Pelatihan:
•    Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
•    Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
•    Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
•    Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
•    Surabaya, Hotel Amaris(6.00.000 IDR / participant)
•    Lombok, Hotel Jayakarta(7.500.000 IDR / participant)

Investasi Pelatihan tahun 2017 ini :
•    Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
•    Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

J

Tinggalkan Balasan